
Saat musim mudik tiba, resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas akan semakin meningkat. Hal ini disebabkan karena meningkatnya volume kendaraan dijalan. Hindari kecelakaan saat mudik, jangan lakukan beberapa kebiasaan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Jelang Idul Fitri, mudik adalah hal yang banyak orang lakukan. Tradisi ini menjadi salah satu hal yang orang tunggu-tunggu karena akhirnya bisa kembali berkumpul dengan keluarga.
Namun, terkadang kegiatan yang membawa sukacita ini bisa mendatangkan musibah seperti yang kita lihat di berita tv nasional. Nah, untuk itu, Anda perlu tahu kebiasaan apa saja yang bisa memicu kecelakaan saat berkendara, agar perjalanan mudik Anda bisa berjalan dengan lebih aman.
Hindari Kecelakaan Saat Mudik, Jangan Lakukan Hal Berikut
Agar Anda tiba di kampung halaman dengan aman dan sehat, pastikan Anda hindari kebiasaan-kebiasaan berkendara dijalan seperti ini:
1. Berkendara saat mengantuk
Seringkali, perjalanan mudik yang panjang dan ramai dengan kecepatan konstan bersama pemudik lainnya, akan menyebabkan rasa lelah dan ujung-ujungnya ngantuk. Namun, banyak pengendara yang bersikeras tetap melanjutkan perjalanan meskipun mereka mengantuk. Padahal hal ini sangat berbahaya.
Jika Anda merasa mengantuk di perjalanan, segera cari rest area terdekat untuk beristirahat walau sebentar, hal ini bisa hindari kecelakaan saat mudik yang disebabkan oleh rasa ngantuk yang semakin menjadi dijalan. Selain itu, jika memungkinkan Anda bisa bergantian menyetir dengan anggota keluarga lain yang juga berada di dalam kendaraan jika ada.
2. Tidak mematuhi rambu lalu lintas
Rambu lalu lintas adalah tanda yang akan sering Anda jumpai selama berkendara diperjalanan mudik. Karena jumlah pemudik biasanya banyak dan akses jalanan semakin terbatas, sangat penting untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas demi terhindari dari kecelakaan.
Jika Anda mengabaikannya, Anda tidak hanya membahayakan keselamatan diri sendiri, tetapi juga pemudik lain. Kecelakaan lalu lintas ini berpotensi menyebabkan crush injury. Untuk itu, penting untuk mencari informasi mengenai Hal tentang Crush Injury yang perlu diketahui sebelum Anda mudik.
3. Menyetir sambil menggunakan ponsel
Dengan kemajuan teknologi, penggunaan ponsel saat berkendara menjadi hal yang lumrah. Namun sayangnya, kebiasaan ini berpotensi membahayakan diri sendiri dan juga pengemudi lain. Contohnya seperti ini: Ketika Anda teralihkan melihat sesuatu di ponsel, fokus Anda akan teralihkan dari jalanan. Yang seharunya belok, bisa saja mobil agak keluar jalur sedikit dan tidak jarang ini menyebabkan kecelakaan.
Ketika Anda ingin membalas pesan whatsapp atau telepon, setting pada peta di ponsel, atau mengganti lagu, usahakan tidak melakukannya ketika berkendara. Berhenti dengan aman terlebih dahulu di pinggir jalan atau tunggu mobil berhenti ketika macet, untuk mengecek ponsel agar pandanganmu tetap fokus jalanan.
Dengan adanya bluetoot yang terhubung ke ponsel bisa membantu Anda melakukan banyak hal seperti mengangkat telepon atau mengganti lagu. Sementara untuk melihat peta, kamu bisa meminta tolong orang yang duduk di sebelahmu.
4. Jarak dengan kendaraan di depan terlalu dekat
Berada terlalu dekat dengan kendaraan yang ada di depan saat sedang melaju, juga bisa berpotensi kecelakaan. Jika kendaraan didepan tersebut berhenti mendadak atau tiba-tiba mengalami kecelakaan, akan sulit bagi kendaraan Anda untuk mengerem dan menghindari tabrakan. Jarak yang harus Anda berikan akan berbeda-beda tergantung dengan kecepatan dan kondisi cuaca pada saat itu.
5. Berkendara dengan kecepatan tinggi
Meskipun kamu hebat dalam berkendara jangan jadikan hal tersebut alasan untuk kebut-kebutan di jalanan. Berkendara dengan kecepatan tinggi sangat berbahaya dalam segala situasi, baik itu saat mudik ataupun tidak. Hindari berkendara dengan kecepatan tinggi agar semua pemudik, termasuk keluargamu sendiri, bisa bertemu keluarga saat lebaran dengan sehat dan aman.
Itulah lima kebiasaan berbahaya yang bisa memicu kecelakaan saat mudik. Hindari kecelakaan saat mudik dijalan bersama keluarga dengan persiapan yang sebaik mungkin. Jika Anda membutuhkan kendaraan untuk siap mudik, bakubantu.com memiliki banyak listing mobil bekas di daerah Timur Indonesia yang bisa jadi referensi Anda.